WOW! Branding Depok A Friendly City Tingkatkan Perekonomian Kota Depok

DiBALEKA: A Friendly City Tingkatkan Perekonomian Kota Depok
DIBALEKA: A Friendly City Tingkatkan Perekonomian Kota Depok – Pemerintah Kota Depok tengah bebenah. Hal itu dilakukan untuk membangun Kota Depok yang lebih maju. Tiang pembenahan tersebut dengan mengubah Branding Kota Depok menjadi Sebuah Kota yang bersahabat dengan masyarakatnya yang disebut dengan Depok A Friendly City. Tujuan dari A Friendly City tersebut untuk meningkatkan perekonomian di Kota Depok. Imbasnya, meningkatnya kesejahteraan warga Kota Depok.
“Depok A Friendly City, Depok yang ramah fasilitas dan layanan. Harapannya, Kota Depok mempunyai daya saing yang menarik bagi investor, dan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun asing. Sehingga akan meningkatkan perekonomian Kota Depok,” Ujarnya Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.
Wakil Wali Kota Depok – Pradi Supriatna, menjelaskan bahwa Branding Depok A Friendly City atau Kota Bersahabat sudah melalui kajian ilmiah. Kota Bersahabat itu dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang cepat , baik, dan ramah. Baik secara fisik maupun non fisik.
Secara Fisik yaitu pembangunannya baik, rapi, teratur, banyak taman-taman yang digunakan sebagai tempat bermain dan berkumpulnya anak-anak serta keluarga dikala liburan atau sekedar bersenang-senang ria. Secara non fisik, pelayanan aparatur pemerintahannya yaitu ramah, transparan, dan cepat.
Oleh sebab itu, target dari Depok A Friendly City adalah dari sisi pelayanan lebih dekat kepada semua masyarakat Kota Depok dan jika perlu jemput bola.
DiBALEKA: A Friendly City Tingkatkan Perekonomian Kota Depok

“Salah satu cara mewujudkan A Friendly City, harus Always Be Smile. Artinya para pejabat dalam melayani masyarakat harus memberikan gambaran terkait dengan kinerja dan program pemerintah yang terbuka. Keterbukaan itu bagian dari A Friendly City, tidak ada lagi program yang tertutup, semua terbuka untuk siapa saja,” Ujarnya Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

Untuk mewujudkan Depok sebagai Kota yang bersahabat tidaklah mudah, sebab banyak tantangan dan hambatan, lanjutnya. Namun semua itu harus bisa dihadapi untuk dicarikan solusi yang tepat dan jelas.

“Salah satu kendalanya adalah kurangnya sarana dan fasilitas publik. Termasuk dunia IT. Ini terlihat dari kurangnya jaringan, sehingga harus diperluas dengan cepat. Solusinya adalah regulasi anggaran dari pemerintah dan memberikan peluang pihak ketiga untuk kerjasama dengan pemerintah. Kalau semua bisa berjalan sesuai rencana dan berlangsung dengan efektif maka ditargetkan Depok A Friendly City bisa terwujud secepatnya,” Tutur Pradi Supriatna.

Menurut Pradi Supriatna, kendala lainnya untuk mewujudkan Depok Kota Bersahabat adalah kesadaran sebagian masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat masih kurang, sehingga harus tetap di sosialisasikan. Kemudian juga harus memanfaatkan halaman pekarangan rumah untuk menanam berbagai tumbuhan hijau yang baik untuk penghijauan dan mengurangi global warning.

“Dengan kerja keras dan kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat lainnya, Insya Allah Kota Depok disebut sebagai Kota Bersahabat untuk menuju kota Depok yang unggul, nyaman dan religius akan terwujud,” Paparnya Pardi Supriatna.

Simpan

Iklan

Wajib Berkomentar!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s